4 Hal yang Perlu Diperhatikan Memasuki Tahun yang Baru

Tahun 2019 telah kita masuki, tanpa terasa hari pertamanya pun telah kita lalui. Sebagian orang mungkin sudah menuliskan resolusi dan rencana hidup yang akan dijalankan di tahun ini. Tidak demikian dengan saya, mengingat seperti yang sudah-sudah resolusi berakhir menjadi lembaran yang terlupakan. Oleh karena itu, memasuki tahun yang baru ini saya lebih memilih untuk menuliskan hal-hal apa saja yang perlu saya perhatikan ke depannya. Adapun hal yang dimaksud tergolong universal karena dapat berlaku juga bagi orang kebanyakan. Berikut ini adalah keempat hal tersebut.

1. Kesehatan
Harta yang paling berharga dalam hidup seseorang (selain keluarga) tentu adalah kesehatan, baik itu raga maupun jiwa. Maka dari itu, penting sekali untuk senantiasa menjalankan gaya hidup sehat dan seimbang untuk menjaga kesehatan lahir dan batin. 

Kesehatan raga bisa dijaga dengan rutin berolahraga, makan dengan gizi seimbang (seperti slogan zaman dahulu "4 sehat 5 sempurna) namun dengan mengurangi makanan kalori dan lemak tinggi, dan menghindari kebiasaan yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti terlalu lama duduk membungkuk atau menahan buang air kecil saat bekerja. Berolahraga, jika tidak dibiasakan, tentu berat sekali rasanya untuk dilakukan. Perlu kedisiplinan tinggi untuk rutin berolahraga 3-4 hari dalam 1 minggu untuk menjaga tubuh tetap bugar. Makanan bergizi dapat dilengkapi pula dengan asupan multivitamin untuk memperkuat daya tahan tubuh, khususnya dalam kondisi lingkungan yang semakin tidak menentu.

Kesehatan jiwa tentu sama pentingnya dengan kesehatan raga. Perlu adanya keseimbangan antara aktivitas bekerja dengan aktivitas luar kerja. Perbanyak kegiatan rekreasi di akhir pekan, misalnya dengan bertamasya ke luar kota atau sekadar berkumpul dan melakukan aktivitas bersama keluarga dan sahabat. Hindari stress dengan senantiasa berpikir positif. Penting pula untuk mendekatkan diri pada agama guna mendapatkan ketenangan batin. Bisa pula dengan melakukan meditasi dan relaksasi secara rutin. 

2. ‎Karir
Setiap orang tentu menginginkan adanya kemajuan karir dari tahun ke tahun. Umumnya pegawai akan diberikan kesempatan menentukan target key performance indikator atau KPI pada awal tahun. Tentu hal ini merupakan kesempatan emas untuk merencanakan loncatan karir. Adapun target yang ditetapkan sebaiknya berupa inisiatif baru atau proyek di luar aktivitas business-as-usual yang biasa dikerjakan. Inisiatif inilah yang menjadi nilai plus untuk meraih promosi karir yang lebih baik. Inisiatif ini pula lah yang akan tercatat dalam portofolio karir untuk mendapatkan posisi yang lebih baik di tahun mendatang. 

3. ‎Sosial Kemanusiaan
Di luar aktivitas pekerjaan, perlu kiranya meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas kerelawanan. Tentu banyak pilihan aktivitas sosial yang bisa dilakukan, misalnya mengajar anak-anak daerah atau yang kurang mampu, menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam, dan beragam aktivitas lainnya. Kegiatan kerelawanan ini pun tidak semuanya bersifat mengikat, ada beberapa aktivitas yang dilakukan secara one-time namun bisa berdampak besar bagi masyarakat, salah satunya adalah kegiatan corporate social responsibility atau CSR (Baca juga: Menerangi Desa sebagai Relawan CSR Berkelanjutan) Kesempatan untuk menjadi relawan bisa dicari di situs Indorelawan.org

4. ‎Manajemen Aset
Tentu hasil kerja keras kita akan menghasilkan uang dan disimpan sebagai harta atau aset pribadi. Akan tetapi, kerapkali aset tersebut tidak dikelola secara optimal. Maka, sebaiknya dilakukan pencatatan atas segala aset yang kita miliki dan pastikan pilihan penempatan aset tersebut sudah memperhitungkan faktor risiko dan imbal hasil (risk and return). Sebagian aset memang perlu disimpan dalam tabungan untuk menutupi kebutuhan arus kas bulanan, sebagian dapat disimpan di aset berimbal hasil dan risiko tinggi seperti saham, sebagian lagi disimpan dalam aset yang relatif lebih rendah risikonya seperti deposito atau reksadana. Perlu juga dilakukan pencatatan dan penagihan atas uang yang dipinjamkan kepada kerabat atau teman. 

No comments