Kembali Menggores Aksara

Lama sekali tidak menulis di blog ini. Selama itu pula telah banyak hal yang terjadi, baik suka maupun duka memenuhi jangka waktu setengah tahunan setelah tulisan terakhir dipublikasikan. Banyak pula perjalanan baru saya lalui yang membuat aku sadar betapa indahnya dunia tempat kita terlahir. Indah dengan beragam perbedaan, namun tetap dibalut kedamaian dan keasrian alam nan sentosa. Di penghujung tahun ini, saya akan kembali menggores aksara di laman blog ini, menuliskan jurnal yang sempat tertunda.

Kehidupan sehari-hari terkadang terasa menjenuhkan. Namun demikian, mau tidak mau segalanya harus tetap dijalani dengan sepenuh hati. Sulit memang, tapi bertahan adalah jalan yang terbaik untuk saat ini. Lagipula bekerja dan mencari nafkah merupakan suatu ibadah. Ibadah yang memberi faedah bukan hanya bagi diri kita tetapi juga keluarga, pemerintah, hingga kaum dhuafa. Demikian kiranya karena apa yang kita dapatkan juga turut dibagikan kepada mereka.

Beragam perjalanan telah banyak saya lakukan selama paruh kedua tahun 2018. Perjalanan yang menorehkan kesan dan kebahagiaan, ataupun pelajaran tentang sejarah perjuangan dan perbandingan pembangunan regional. Banyak memang tapi rasanya belum puas hati ini. Keinginan bertualang terus tergugah dan hadir dengan kuatnya. Oleh karena itu, perjalanan akan terus berlanjut. To be continued.

Sebagian kisah akan tergores dalam rangkaian aksara di laman blog ini. Semoga dapat memberikan informasi dan inspirasi bagi siapa saja yang meluangkan waktu untuk membaca isi jurnal sederhana ini. Semoga papan ketik gawai ini akan terus bergetar membagikan cerita di blog ini.


No comments