Beralih ke Jurnal


Terhitung sejak Sabtu, 17 Maret 2018, saya memutuskan untuk menonaktifkan domain lama blog saya www.budiono.xyz dan resmi menggantinya dengan domain baru www.budionojournal.com atas dasar beberapa pertimbangan. 

Pertimbangan pertama, domain dotcom lebih familiar dan dikenal banyak orang, ketimbang domain dotxyz yang terhitung baru. Meskipun sebenarnya domain dotxyz lebih terkesan unik dan beda dari yang lain, serta digunakan untuk website Alphabet (perusahaan holding Google) abc.xyz, tetap saja popularitasnya belum menyamai domain dotcom, atau top level domain lainnya seperti .co.id, org, atau id. Oleh karena itu, saya rasa berganti ke domain dotcom. 

Pertimbangan kedua, cerita dalam blog saya semakin berkembang tidak hanya menceritakan tentang hal-hal personal, namun ke depannya saya ingin lebih banyak membuat konten berupa resensi, karya fiksi, dan sharing ilmu. Beragam tulisan itu biasanya terangkum dalam suatu media, yaitu buku catatan atau jurnal. Maka dari itu, saya memutuskan untuk mengganti nama blog menjadi www.budionojournal.com (selain memang karena domain www.budiono.com masih ada yang punya).

Lalu, apakah sebenarnya arti kata jurnal atau journal itu sendiri? Saya pun mencoba untuk menelusurinya. Ada dua referensi yang saya gunakan. 

Referensi pertama dari Kamus Besar Bahasa Indonesia untuk definisi dalam Bahasa Indonesia:
Referensi kedua didapat dari Merriam-Webster Dictionary. 

Melihat definisi dari kedua bahasa, saya rasa nama domain baru ini telah sejalan dengan apa yang ingin saya sampaikan dalam blog ini, yaitu beragam cerita, pengalaman, gagasan, dan refleksi pribadi hingga beragam artikel dan karya fiksi seperti yang terangkum dalam suatu surat kabar atau majalah. 

Adapun titel yang saya sematkan untuk blog ini adalah Journal and Scratch of Budiono. Journal seperti definisi yang sudah dijelaskan merupakan tulisan pengalaman atau artikel yang terangkum menjadi satu. Sementara scratch yang dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai coretan merepresentasikan sisi kreativitas dari diri saya dalam penulisan blog ini. Seperti slogan yang kerap didengungkan Natalie Goldberg dan menjadi prinsip banyak penulis yang memegang prinsip free writing, "Keep your hand moving." Menulis seperti halnya melukis bisa saja diawali dari coretan-coretan kecil, kata per kata perlu direvisi, namun janganlah coretan kesalahan menghambat kreativitas. Sebaliknya coretan tersebut harus menjadi titik tolak untuk membuat suatu karya tulisan yang lebih baik. 

Ke depannya, saya ingin lebih banyak mengeksplorasi tema-tema ilmiah dan terapan dalam bidang pekerjaan yang saya geluti, yaitu jasa keuangan. Melalui blog ini saya berharap dapat berbagi pengalaman dan cerita perjalanan, membagikan gagasan dan ilmu berguna terkait ekonomi dan keuangan, serta mengeksplorasi kreativitas dalam bersastra melalui prosa dan puisi serta apresiasi seni melalui resensi. Selamat membaca!

No comments